News

Apa Saja CMS yang Bisa Digunakan untuk Website Toko Online?

Saat ini, banyak sekali orang-orang yang membuat website toko online, terutama UMKM yang sangat melek terhadap digitalisasi dan perkembangannya untuk bisnis mereka. Permasalahan yang seringkali terjadi adalah ketika membuat website toko online, tidak semua pengusaha mengerti teknologi apa saja yang bisa digunakan dan mana saja yang berbayar maupun yang gratis, apalagi untuk CMS sebagai motor penggerak website toko onlinenya.

Baca juga: Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja

Apa saja CMS yang bisa digunakan untuk web toko online? Ada beberapa CMS yang bisa kamu gunakan untuk web toko online kamu seperti WooCommerce, Magento, dan Shopify. Ini adalah tiga CMS yang admin rekomendasikan karena fiturnya berlimpah serta mudah digunakan.

Tapi sebelum kita membahas lebih lanjut ke masing-masing CMS, perlu sobat ketahui bahwa ada banyak sekali kegunaan CMS untuk keperluan web toko online. Tanpa adanya CMS, sebuah web toko online akan kesulitan dalam mengupload produk, mengumpulkan kategori, mengatur stok, melihat performa penjualan, dan lain-lainnya. Oleh karena itu hadirlah tools CMS atau Content Management System yang membantu mengelola semua aset berupa konten untuk keperluan bisnis toko online kamu.

Berikut ini dia CMS yang bisa kamu gunakan untuk web bisnis toko online. Tapi, sebelum itu kamu juga perlu mengenal kenapa banyak orang kini berjualan di eCommerce.

WooCommerce

WooCommerce adalah sebuah platform eCommerce yang banyak sekali digunakan oleh UMKM dan bisnis besar di seluruh dunia. Bisa berupa plugin atau website langsung. Jadi, sangat fleksibel dan mudah digunakan.

Kamu bisa menggabungkan penggunaan WooCommerce dengan Wordpress untuk menghasilkan performa yang optimal untuk website toko online kamu. Sebagai sebuah platform sekaligus CMS, WooCommerce menawarkan banyak fitur seperti Shipping, Product Listing, Payment Gateway, Merchandising, Store Customization, Marketing, Customer Servide, dan masih banyak lagi.

Kamu bisa menggunakan WooCommerce gratis untuk selamanya, tanpa berbayar sepeser pun! Hal ini dikarenakan WooCommerce bersifat open source, sama halnya dengan Wordpress. Namun, untuk beberapa tema dan add ons tambahan seperti perancangan sistem pembayaran yang mana bisa disediakan oleh pihak ketiga tentu saja akan memerlukan biaya tambahan.

Tapi, untuk fitur-fitur lainnya kamu bisa mendapatkannya dengan gratis dan mudah. Di WooCommerce juga kamu bisa membuat website toko online kamu dengan tampilan yang modern. Apalagi yang bisa mintor katakan tentang WooCommerce? Sangat banyak, kamu bisa gunakan WooCommerce dan rasakan kemudahan yang ditawarkannya, apalagi dia benar-benar gratis.

Magento

Magento adalah sebuah software berbasis web yang membantu banyak pengusaha untuk bisa berjualan secara online. Fiturnya mirip-mirip dengan WooCommerce, tapi yang paling penting dari Magento adalah fitur terhebatnya yaitu API Integration. Kamu bisa integrasikan dengan tools digital marketing lainnya seperti Mailchimp, Zoho, dan masih banyak lagi.

Apalagi dia ini juga sangat customizable, bisa kamu gunakan untuk framework website CodeIgniter ataupun Laravel. Namun, ada kabar buruk tentang Magento.

Dan itu adalah kini Magento diakuisisi oleh perusahaan Adobe. Mungkin ini kabar baik bagi para pendiri Magento karena mendapatkan uang bernominal besar dari perusahaan internasional, tapi ini adalah kabar buruk bagi kita semua.

Alasan utamanya adalah karena dahulu Magento benar-benar open source, alias gratis untuk selamanya dengan fitur yang berlimpah juga seperti WooCommerce. Magento semenjak diakusisi oleh Adobe kini berganti nama menjadi Adobe Commerce. Adobe Commerce menawarkan fitur yang lebih tapi hanya bermanfaat untuk model bisnis B2B atau enterprise level.

Versi community dari Magento memang masih gratis tapi sangat terbatas sekali. Oleh karena itulah banyak dari pelanggan Magento yang kini berpindah ke WooCommerce karena harga Magento atau Adobe Commerce sekarang sangat mahal sekali, kamu bisa expect untuk keluar jutaan hingga belasan juta rupiah per bulannya. Harga ini hanya cocok untuk agency eCommerce enabler saja tidak untuk UMKM.

Shopify

Mungkin kamu pernah mendengar namanya. Tapi karena penetrasi pasar Indonesianya belum terlalu luas, tidak heran bahwa masih banyak orang Indonesia yang belum menggunakan Shopify. Shopify adalah platform eCommerce termutakhir yang mempunyai banyak fitur dan cocok untuk semua lini industri dari skala kecil hingga besar.

Shopify juga bisa berfungsi sebagai software eCommerce. Di antara ketiga CMS di atas, bisa dibilang Shopify adalah yang paling mudah digunakan karena tutorialnya lengkap, apalagi terdapat dokumentasi untuk para developer juga apabila ingin mengembangkan sebuah sistem terintegrasi dengan Shopify.

Tapi dengan kemudahan yang ditawarkan oleh Shopify, tentu ada harga yang harus dibayar. Shopify menawarkan harga $19 atau sekitar Rp 290.000,- per bulannya untuk mendapatkan fitur basic dari Shopify.

Itu semua sudah mencakup setup toko online dengan website yang sudah disediakan oleh Shopify, atau bisa menggunakan domain custom milikmu. Apalagi Shopify juga memiliki infrastruktur POS atau Point of Sales untuk tracking order yang masuk dan segudang fitur lainnya.

Bagaimana menurut kamu, apakah Shopify worth it? Kalau saat ini dengan kapabilitas UMKM yang ada di Indonesia, tentu saja harga masih menjadi permasalahan utama, banyak di antara mereka tidak menggunakan Shopify dan lebih memilih langsung menggunakan website hosting serta Wordpress dan WooCommerce.

Itu adalah 3 CMS yang bisa kamu gunakan untuk website toko online kamu, semoga bisa bermanfaat.